Dewi fortuna tertawa lebar, sampai terbahak-bahak, ketika nasib dan takdir mambawaku ke dunia sastra. Pada saat itu aku melepas masa SMA. "Pereknalkan, namaku kini adalah amatir" suara lirih itu terucap dari bibir. Getir.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar